Jadi Karyawan Baru Harus Bagaimana

Menjadi karyawan baru adalah hal yang menyenangkan bagi jobseeker. Namun Anda jangan terlena dengan euforia dengan label new employee. Supaya Anda dapat merasa nyaman diperusahaan baru tersbut maka Anda harus memiliki beberapa persiapan, antara lain :

1. Tahan banting

Jadi karyawan baru seringkali terasa berat, hal ini disebabkan kita harus mampu menyesuaikan diri dengan jam kerja sesuai peraturan perusahaanam sedangkan sebelum kita menjadi karyawan kita memiliki waktu bebas. Soal waktu Anda juga dituntut siap untuk lembur kapanpun atasan memerintahkan. Selain itu terkadang masalah yang terima adalah faktor tekanan dari senior dimana senior menuntut Anda harus sikap dalam bekerja tanpa senior banyak memberi tuntunan. Anda harus kuta menerima tekanan dari atasan ataupu dari rekan kerja.

2. Bisa menyesuaikan diri

Anda harus mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar Anda ditempat kerja, Seperti pepatah “dimana lbumi dipijak disitu langit dijunjung”. Anda harus mampu menyesuaikan diri dengan budaya organisasi yang ada serta teman-teman dalam lingkungan kerja Anda, namun dengan catatan Anda jangan sampai terpengaruh oleh teman-teman yang negatif atau parasit bagi perusahaan, seperti karyawan yang malas bekerja, suka korupsi, atau yang menjadi provokator untuk melawan kebijakan perusahaan.

3. Tidak Gaptek

Sekarang ini banyak perusahaan yang menggunakan sistem berbasis program komputer dalam pengerjaan tugas-tugas kantornya, apabila Anda belum memahami sistem tersebut maka tugas Anda adalah harus belajar dengan sungguh-sungguh baik dengan lewat teman kantor, membaca buku tentang program tersebut, ataupun belajar lewat searching di internet. Hal itu bertujuan supaya Anda cepat menguasai program tersebut dan tidak terkesan gaptek.

4. Menganalisa situasi

Anda harus mampu menganalisa lingkungan Anda, apakah lingkungan kerja Anda sehat atau tidak, kemudian apakah ada kemungkinankah karir Anda dapat berkembang diperusahaan tersebut, menganalisabagaimana bisa melakukan pekerjaan dengan cepat dan tepat. Hal ini bertujuan untuk membantu Anda untuk menentukan apakah Anda harus terus bertahan diperusahaan tersebut atau Anda harus segera resign.

5. Jeli melihat peluang

Anda harus jeli melihat peluang dimana Anda memiliki kesempatan untuk mempromosikan kemampuan Anda didepan atasan dimana kemampuan tersebut ternyata dibutuhkan oleh pihak perusahaan dan tdak banyak karawan lain yang memiliki kemampuan tersebut. Namun ingat saat Anda menunjukkan kemampuan tersebut harus secara bijaksana jangan sampai terkesan pamer. Sebab apabila terkesan pamer maka akan menimbulkan kecemburuan dan prasangka diantara rekan kerja yang lain, bisa jadi Anda akan dimusuhi oleh rekan kerja Anda.

 

Penulis,

Budy Indah Anggraeni, M.Psi

Owner Amaryllis Consulting

Share
Komentar