Format Penulisan Lamaran Kerja

Proses recruitment yang paling awal adalah seleksi berkas, dimana pihak HRD akan menyeleksi berkas yang masuk termasuk surat lamaran pekerjaan. Beberapa kali ketika kami menyeleksi lamaran yang masuk pasti ada sejumlah lamaran yang kami riject. Bisa karena tahun pengiriman yang sudah terlewat beberapa tahun yang lalu, bisa juga alamat atau nama perusahaan yang salah, tidak ada tanda tangan, menggunakan dua bahasa atau ilingual dalam satu surat, dan masih dipengaruhi oleh beberapa kesalahan yang lainnya.

Untuk itu dalam artikel ini, saya ingin memberikan beberapa tips penulisan lamaran kerja supaya tidak diriject perusahaan.

1. Kota, Tanggal pembuatan

Meskipun Anda copy paste dari lamaran-lamaran Anda yang sebelumnya, namun perlu diperhatikan untuk penulisan kota, tamggal bulan dan tahun. Jangan sampai kejadian Anda lupa mengganti tahun pada lamaran Anda. Beberapa lamaran yang pernah kami terima tertulis sekitar 2 tahun, 3 tahuan, 4 tahun, bahkan pernah ada yang tertulis sekitar 7 tahun yang lalu. Padahal cap tanggal pengiriman diamplop adalah tahun ini.  Kalau sudah seperti itu biasanya surat lamaran akan diriject.

2. Tujuan ( Kepada, nama perusahaan, alamat, kota)

Kesalah kedua yang sering dilakukan jobseeker dalam penulisan surat lamaran adalah, jobseeker lupa menulis nama perusahaan dengan benar atau bahkan nama perusahaannya salah, jadi antara amplop dan surat lamaran berbeda, hal ini disebabkan karena ketidak telitian jobseeker saat memasukkan berkas ke amplop sebelum dikirim. Kalau sudah seperti itu biasanya surat lamaran akan diriject karena perusahaan merasa tidak menerima surat lamaran dari Anda.

3. Salam Hormat

Salam hormat perlu dituliskan, karena ini bagian dari tatakrama yang harus dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Salam hormat adalah awal pembukaan dari sebuat sapaan kepada pihak perusahaan.

4. Paragraf pertama

tentang darimana Anda mendapatkan informasi tentang lowongan pekerjaan tersebut. (Jangan lupa menyebutkan posisi yang anda inginkan diperusahaan/instansi tersebut)

5. Pargraf kedua

tentang siapa Anda. Data pribadi ( Nama, tempat/tanggal lahir, alamat, no. telpon, alamat email )

6. Paragraf ketiga

tentang dokumen yang Anda sertakan. Lampiran ( CV, pas photo,fc ktp, fc ijazah, fc transkrip, fc pengalaman kerja, fc sertifikat seminar/prestasi). Harapan dan jangan lupa ucapkan terima kasih.

7. Tanda tangan dan nama terang.

Tanda tangan menunjukkan keaslian surat lamaran yang anda buat, kecuali jika lamaran yang anda buat mengguanakan lembaran khusus dari perusahaan atau dokumen yang disediakan secara online.

 

Untuk itu diharapkan ketelitian dari Anda dalam menuliskan sebuah surat lamaran, jangan sampai Anda sudah mengirimkan ratusan surat lamaran keberbagai perusahaan, namun tidak satupun surat lamaran yang dipanggil hanya karena ketidaktelitian Anda dalam menulis surat lamaran. Anda dapat melakukan copy paste , namun dengan catatan sekali lagi tolong dicek item seperti yang tertulis datas dengan teliti.

 

Penulis,

Budy Indah Anggraeni, M.Psi

Owner Amaryllis Consulting

Share
Komentar