Tips Negosiasi Gaji

Saat kita bekerja disebuah perusahaan, yang kita harapkan adalah mendapatkan gaji, akan lebih baik lagi bila memperoleh gaji yang tinggi. Untuk mendapatkan gaji kita harus melakukan negosiasi baik pertama kali kita masuk ataupun disaat kita akan memperoleh promosi jabatan. Untuk itu penting bagi kita untuk mengetahui cara negosiasi gaji.

Negosiasi mengenai gaji pada saat ini tidak lagi dipandang tabu oleh sebagian besar perusahaan, namun anda diharapkan mengumpulkan informasi dulu agar dapat bernegosiasi dengan baik. Sebelum melakukan negosiasi gaji, sebaiknya Anda harus tahu berapa gaji minimal yang Anda inginkan dengan cara melihat range gaji untuk posisi yang Anda lamar dari situs – situs lowongan kerja. Anda juga bisa bertanya kepada teman-teman standar gaji untuk sebuah posisi yang sedang Anda lamar.

Sebelum menentukan gaji, sebaiknya Anda menanyakan kepada interviewer mengenai tugas apa saja yang Anda harus kerjakan, hal ini untuk membantu Anda menentukan berapa kisaran gaji yang pantas Anda terima. Jangan sampai Anda menyesal dikemudian hari saat mengetahui gaji yang diterima tanpa tahu terlebih dahulu job descriptionnya.

Bila dalam sesi interview, Anda ditanya berapa gaji yang anda inginkan, bagaimana cara menjawab pertanyaan itu dengan baik tanpa menimbulkan kesan bahwa Anda pencari gaji tinggi atau memberi kesan berapapun imbalan yang diberikan anda mau. Tipsnya adalah Jawablah dengan diplomatis: ”Saya berpendapat perusahaan ini pasti sudah mempunyai standar imbalan bagi jabatan ini”. Atau Anda bisa menjawab  “Berdasarkan pengalaman yang saya miliki dan kontribusi yang dapat saya berikan pada perusahaan ini, saya mengharapkan imbalan yang akan diberikan adalah minimal Rp... ( Nominal ).

Untuk Anda yang tergolong Fresh Graduate atau belum pernah bekerja sebaiknya Anda jangan mematok harga yang terlalu tinggi hal ini akan membuat Anda terkesan kurang realistis. Beda halnya dengan Anda yang sudah memiliki experience atau memiliki keahlian tertentu yang jarang orang memilikinya dan kebetulan keahlian Anda dibutuhkan oleh perusahaan tersebut maka Anda berhak memiliki nilai tawar yang cukup tinggi. Namun sekali lagi yang perlu diingat, saat Anda menentukan gaji haruslah realistis dan Anda yakin akan kemampuan Anda yang sebenarnya dalam melakukan tugas dikemudian hari.

 

Penulis,

Budy Indah Anggraeni, M.Psi

Owner Amaryllis Consulting

Share
Komentar