Management Konflik Dalam Dunia Kerja

Saat kita bekerja terkadang kita menghadapi konflik, bisa dengan rekan kerja, atasan, atau klien atau customer perusahaan kita. Saat seorang karyawan mengahadapi konflik, biasanya dapat mempengaruhi kinerjanya bahkan yang ekstrim dapat membuat karyawan tersebut memutuskan untuk resign.  Beberapa tips dalam mengahadapi konflik di dunia kerja antara lain.

a. Face

Saat kita menghadapi konflik jangan ragu untuk segera menghadapinya. Sebagian orang akan menghindari konflik dan membiarkan begitu saja konflik terjadi, dengan alasan konflik tersebut dianggap akan selesai dengan sendirinya.

Konflik kecil yang tdk dihadapi dan ditangani dengan benar, berpotensi mendatangkan masalah besar dikemudian hari. Untuk itu sebelum konflik menjadi besar, sebaiknya segera hadapi dan selesaikan konlik tersebut dengan bijaksana.

 

b. FREEZE

Saat sebuah Konflik muncul biasanya menimbulkan suasana panas dan tegang. Hal ini dapat mempengaruhi kinerja Anda, untuk itu agar konflik bisa segera ditangani sebaiknya dilakukan pendinginan.

   CARANYA :

Misalnya dengan cara memfokuskan dan menempatkan setiap persoalan pada tempatnya. Meluruskan motivasi dari pihak-pihak yang terlibat konflik, serta memberi pengertian bahwa semua perbedaan bisa dibicarakan. Apabila Anda membutuhkan orang yang bisa menjadi mediator atas konflik yang sedang Anda hadapi, Anda bsa mencari mediator yang bijaksana dan bukan memihak salah satu orang yang terlibat dalam konflik tersebut, dapat juga Anda meminta bantuan pihak HRD perusahaan.

 

c. FLIGHT

Sebelum lebih jauh menangani suatu konflik, dalam suatu kasus tertentu ada kalanya lebih baik memisahkan pihak-pihak yang konflik dengan tujuan agar permasalahan konflik tidak terus berkembang. Perlu bagi pihak yang sedang berkonflik untuk menjauhkan diri dengan tujuan untuk menenangkan pikiran dan hati,setelah tenang baru dipertemukan. Sebab jika konlik sedang memanas dan pihak yang berkonflik saling berdekatan bisa jadi yang terjadi adalah suatu perkelahian baik secara verbal maupun fisik.

               

Bagaimana bila konflik muncul karena aktor ketidakadilan atau “like or dislike ?”. jawabnnya akan kita bahas besok dalam part 2. Semoga tips sederhana ini dapat membantu Anda yang sedang mengahadapi konlik dalam pekerejaan Anda atau bagi Anda yang sedang tidak mengalami konflik dapat berguna sebagai bahan referensi dalam membantu mencarikan solusi bagi rekan kerja Anda saat mereka sedang mengahadi konflik.

 

Penulis,

Budy Indah Anggraeni, M.Psi

Owner Amaryllis Consulting

Share
Komentar