Bagaimana Membangun Hubungan Kerja dengan Rekan Beda Departemen?

Apakah Anda pernah tahu bagaimana hubungan kerja antar karyawan di sebuah perusahaan yang solid? Di sana, semua orang tampak mengenal satu sama lain dengan baik dan bekerja dengan baik. Kedekatan hubungan antar karyawan akan menghasilkan pekerjaan yang hebat. Anda juga bisa seperti mereka. Caranya dengan membangun hubungan dengan tim dari departemen lain.

Hubungan yang Anda bangun dengan anggota tim dari departemen lain bukan hanya personal, tapi juga profesional. Dengan hubungan baik, mereka akan mudah menangkap sinyal ketika Anda membutuhkan bantuan. Berikut tips membangun hubungan kerja dengan rekan yang berada di departemen yang berbeda seperti disarikan dari Quick Base.

 

Perhatikan gaya komunikasi mereka. Pertama-tama, kenali cara berkomunikasi di departemen lain. Misalnya, departemen IT di perusahaan tempat Anda bekerja berhubungan satu sama lain lewat email dan chat. Mungkin cara itu adalah yang paling efektif bagi mereka. Mereka juga tidak terlalu suka jika ada orang yang datang ke ruangan IT dan terus menyampaikan masalah soal gangguan terkait teknologi. Jadi, Anda bisa menyesuaikan diri dengan gaya mereka. Atau, mungkin Anda perlu berhubungan dengan rekan kerja di divisi pemasaran. Kalau mereka lebih suka dihubungi via telepon, Anda tidak perlu repot-repot untuk datang ke ruang kerja mereka.

Bijaksana saat meminta bantuan. Jika Anda membutuhkan bantuan dari departemen lain, maka harus bijak. Misalnya, Anda mengerjakan sebuah produk yang harus segera dipasarkan. Anda bisa datang ke departemen pemasaran dan menjelaskan mengapa produk itu sangat mendesak. Contoh alasannya karena permintaan khusus CEO, terkait dengan hubungan dengan klien, dan sebagainya. Buatlah tim pemasaran juga merasa bahwa proyek ini memang harus menjadi perhatian utama.

Pahami bahwa rekan kerja di departemen lain juga punya prioritas kerja. Semua orang di kantor Anda punya pekerjaan masing-masing. Mungkin mereka juga tengah berada di bawah tekanan karena tenggat waktu yang mendesak. Terkadang orang menjadi frustrasi dan gelisah saat departemen lain tidak segera membantu pekerjaan yang diminta. Jangan memaksa. Pahami kesulitan mereka dan cobalah lebih bersabar.

Jelaskan alasan. Misalnya Anda membutuhkan bantuan departemen lain pada menit-menit terakhir. Anda seperti memaksa mereka bekerja lebih cepat dan terburu-buru. Tidak ada orang yang senang diperlakukan seperti itu. Apalagi jika Anda dan rekan di departemen lain adalah karyawan satu level. Anda bukan atasan mereka. Untuk itu, Anda harus memperkuat dan menjelaskan alasan mengapa Anda datang dengan tugas berat secara tiba-tiba. Mungkin Anda juga terpaksa meminta bantuan mereka di saat terakhir karena pemberitahuan yang Anda dapatkan pun mendadak. Mudah-mudahan mereka memahami kesulitan Anda juga.

Memberi tahu perkembangan proyek. Jika Anda dan rekan kerja di departemen lain mengerjakan proyek yang sama, maka pastikan mereka selalu mendapatkan informasi dan perkembangan proyek terbaru. Dengan demikian, mereka akan siap ketika diminta bekerja.

 

Kerja baik, hubungan sosial baik. Jangan berharap mendapat hubungan pertemanan yang baik jika Anda tidak bisa bekerja dengan baik. Kalau Anda terlibat satu proyek dengan rekan kerja di tim lain, maka lakukan pekerjaan hebat sehingga memberikan kontibusi positif untuk tim. Dengan begitu, mereka akan menghargai Anda baik sebagai tenaga profesional ataupun secara personal. 

 

Share
Komentar